☆ May 18, 2014 ☆
Tersenyumlah Hati yang Bersedih

Saat kita menempuhi anak duri dunia, derita sekali dan sakitnya mencuit hati.

Hati remuk menangis tiada henti. Kesedihan terus menerus bersemedi di dasar hati.

Ketika itu sabar pun sudah tidak dikenal lagi.

Dalam terharu…

Air mata pun bertumpahan juga. Begitulah kehidupan di dunia.

Kita tidak akan sesekali dapat menyangka apa yang Allah SWT aturkan untuk kita.

Adakalanya kita tersangat gembira, adakalanya kita tersangat kecewa.

namun, jangan risau manusia. Allah SWT itu Tuhan kita, Tuhan yang maha luas kasih sayangnya.

Percayalah, Allah tidak akan menduga hamba NYA, kecuali untuk melihat hamba NYA tersenyum disana, tertawa disana, Berbahagia disana, Insya Allah di SYURGA

Yang mengalir dibawahnya sungai-sungai yang mendamaikan jiwa

Oh indahnyaa…

Didalam hati manusia ada ketulusan dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Allah SWT.

Wahai hamba Allah..

Jangan bersedih, karena anda telah melalui kesedihan itu kemarin dan ia sama sekali tidak memberi manfaat pada keesok harinya.

kesedihan demi kesedihan bakal membuat anda semakin terpuruk dalam keputus asaan dan dunia yang luas dirasakan sempit dan tidak lagi berguna

Padahal, dunia inilah kesempatan untuk kita dekatkan diri kepada Allah demi meraih Syurga NYA yang teramat sangat indah

gara-gara kesedihan, air yang manis akan terasa pahit, makanan yang lezat terasa hambar, bunga mawar yang mekar kembali layu

ingatlah tangisan terindah itu, apabila butir-butir airmata mengalir hangat dipipi, lantaran terasa diri kita begitu kerdil di sisi Allah, dan begitu berdosanya diri kita di sisi Allah

wahai hamba Allah..

lihatlah disekeliling kamu dan teguhkan pendirianmu

Sepanjang hidup dan usiamu jangan mudah berputus asa

Senyuman yang kau berikan dan air mata yang kau titiskan,

simpan…… dan jadikan tauladan

Segala yang kau pandang dan dengar

simpan…. buat pedoman.

Hey you, yes you. You don’t know everything but Allah knows everything.

Don’t be sad, Allah SWT always with you :-)

(dari sebuah tulisan, Warna Hidupku.)

☆ April 6, 2014 ☆
So long, and goodbye

I would like to tell a story about grandma, whom we used to call Oma. Oma ngga beda jauh sama nenek-nenek orang lain di dunia ini. Oma bakal tetep pusing nge liat gue ga makan seharian, bakal tetap cerewet ngajarin masak, dan selalu nge dongengin cerita-cerita legenda Utk para cucu-cucu nya. Begitu banyak kenangan bersama beliau, mulai dari gue kecil hingga usia 20 tahun. Dulu, Waktu gue masi kecil (belum masuk sekolah), gue dan irgi tinggal bersama Oma di padang, lantaran waktu itu mama dan papa sibuk bekerja di daerah. Waktu terus berputar hingga sampai saat dimana gue selalu berkunjung ke rumah Oma untuk melihatnya, sekaligus jalan-jalan dengan membawa rantang yg berisi makanan buatan sendiri. Dan yang paling membahagiakan itu adalah berkumpul saat lebaran. Anak-anak Oma, cucu-cucu Oma berkumpul semua dirumah beliau. Yang paling bahagia lagi ketika pembagian THR. Gue selalu mendapat bagian paling besar ketimbang cucu-cucu Oma lainnya. Dan sampai pada suatu pagi, sekitar pukul setengah 6. Gue mendapat telpon dari mama. Saat itu badan mulai remuk dan panas karna kurang tidur. Gue angkat telpon mama dengan niat tadinya bakal berbagi keluhan, but mama Malah keduluan nangis ketimbang gue bicara. Dan ngabarin kalo Oma udah berpulang kepangkuan-Nya. Innalilahiwainnailaihirojiun. Seingatnya, gue belum pernah patah hati sehebat pagi itu. Sisa hari itu gue habis in buat nangis, banyak yg terlintas, banyak Hal yg belum diungkapkan, gue belum ngasi sesuatu ke Oma. 6 januari 2014, Oma meninggalkan kita semua. Semoga Oma tenang disana:( dunia kita sudah berbeda, tapi hati ini Akan selalu terukir namamu Oma. Semoga semua pesan mu sebelum Aku berangkat kuliah dapat terkabul. Amin

☆ October 6, 2013 ☆

Terkadang semakin istimewa kamu memperlakukan seseorang, semakin dia memanfaatkan dirimu. Bijaksanalah dalam memperlakukan 😇

☆ September 23, 2013 ☆

Ya Allah… Temanilah Aku didalam kesendirianku.. Dan sayangilah Aku didalam keterasingan ku 😇

☆ August 27, 2013 ☆
Selamat Hari Ibu, Mama.


22 Desember 2012
Happy mother’s day~

Mama

Loving you is like food to my soul.

Is like oil to car and

Loving you is like sun to Photosynthesis.

Mama…

Terimakasih buat Kasih sayang mu untuk papaku, aku dan adik-adikku.

Kau adalah cinta tanpa pamrih

Kau adalah Kasih tiada henti

Kau adalah bunga tanpa layu

Kau adalah Pahlawan tanpa tanda jasa

Apalah artinya aku tanpa mu

Ma, Aku tahu semua letihmu itu tulus. Dulu engkau pernah bilang “Cepat besar

anakku.. Jadilah orang besar, yang membesarkan hati Mama dan Papa”

Mama… Mungkin semua hebatku tak kan pernah ada tanpa ikhlas pengorbananmu..

Karna Sabdamu adalah do’a, Do’a yang nyaring terdengar dan pasti didengar

oleh-NYA..

Mama…

Masih terasa bahumu menjadi sandaran kepalaku, masih terasa tepukanmu

dipantatku yang membuatku tertidur, masih terngiang suaramu memanggil namaku

dan masih terngiang nasehat-nasehatmu.

Aku tahu engkau berkorban hanya untukku, untuk adik-adikku.

Masih kuingat ketika engkau kena minyak panas disaat masak telor dadar untukku,

ketika engkau mencuci, ketika engkau menangis saat aku kecelakaan, ketika

engkau bahagia disaat aku mendapat juara, ketika engkau tertidur karena lelah,

ketika engkau mendoakanku, Aku tahu Mama…

Aku tahu cintamu sedalam lautan.

Pengorbananmu pun tak pernah pudar.

Maafkan segala kesalahanku.

Jerih payahmu tak TERTANDINGI,

Membuat ku selalu ingin sepertimu.

Untukmu Mamaku..

Doaku selalu menyertaimu.

Terima kasih atas segala panduanmu,

Hidupku begitu berarti karenamu.

Semoga Allah selalu melindungimu,

Dan segala impianmu terwujud atas kehendak-Nya.

Kasih sayangku untukmu selalu, Selamanya..

Walau tak terlukiskan, namun selalu tercipta untukmu…

Anakmu, Kakak :)

☆ July 12, 2013 ☆
No title

Bukannya diri ini menyukai kesendirian. Namun… telah terlalu lama aku tenggelam dalam kesendirian sehingga membuatku nyaman.

☆ July 4, 2013 ☆

Request by: Adhe Syaskia Dewi.
Boloys.art

☆ June 29, 2013 ☆

liebemeinleben:

Lucu juga nih videonya Kang Emil

Kereeeeen!!!

★ (3) 1 year ago / via liebemeinleben